Italia-Juara-Piala-Euro-2020-Ini-Faktornya

Italia Juara Piala Euro 2020? Ini Faktornya

posted in: Home | 0

Negara Italia memang sudah terkenal dalam dunia persepakbolaan dunia. Negara ini turut ikut serta mengikuti serangkaian berbagai pertandingan yang bergensi, mulai dari Piala dunia, Piala euro dan berbagai jenis pertandingan bergensi lainnya. Negara ini memang sempat tidak dijagokan untuk memenangkan piala euro tahun 2020, namun satu persatu negara besar di bungkam oleh Gli Azzurri. Ada beberapa faktor yang membuat negara Italia memenangkan Piala Euro loh, jadi tidak hanya semata – mata kemenangan beruntung saja. Memang bola itu bundar dan tidak dapat diprediksi, namun anda juga harus memiliki strategi yang jitu untuk menang loh. Apa saja sih faktor yang menyebabkan kemenangan pada Italia ? Berikut simak ulasan ini.

  • Perubahan Gaya Bermain

Italia pada tahun ini merubah gaya bermainnya, yang biasanya hanya bertahan dan mengharapkan serangan balik menjadi cenderung agresif. Hal tersebut dibuktikan dengan beberapa gol yang dicetak oleh pemain Italia. Beberapa pemain Italia yang sangat berkontribusi dalam kemenangan Italia adalah Nicolo Barella, Maunel Locatelli, Matteo Pessina, Lorenzo Insigne dan Ciro Immobile. Posisi mereka memang bukan striker, dan dapat disimpulkan bahwa sang pelatih Roberto Mancini tidak menitik beratkan serangan hanya pada striker, namun mereka menekankan second line yang menjadi peranan penting.

  • Mental yang Kuat

Mental sangat penting untuk memenangkan suatu permainan apapun itu. Bila salah satu pemain terkena penurunan mental, maka seluruh tim akan mengalami kegagalan kerja sama serta skill individu yang menjadi buruk. Tekanan yang diberikan saat berkompetisi sangat besar loh, apalagi dalam kompetisi yang bergengsi seperti piala Euro. Jadi Italia memiliki pemain dengan mental yang kuat baik itu pemain lama maupun pemain baru.

  • Tidak Memiliki Kendala

Jika kita lihat secara statistik, Italia tidak mengalami kendala – kendala yang berarti seperti pemain cedera, terjadinya konflik antar pemain, dan lain lain. Kemudian dari segi formasi juga tidak memiliki kendala baik dari lini depan hingga lini belakang. Ditambah lagi Roberto Mancini memiliki segudang ide dalam mengatur strategi formasi tim. Tidak seperti timnas Inggris, dimana mereka kekurangan baris lini depan, dimana mereka hanya mengandalkan satu orang yaitu Sterling, sehingga serangannya kurang efektif saat laga berjalan.

  • Nama Besar timnas Italia

Nama besar timnas Italia juga menjadi faktor penting dalam kemenangan Piala Euro 2021. Timnas Italia memiliki predikat sebagai tim sepak bola dengan pertahanan yang paling kuat dan serangan balik yang sangat berbahaya. Hal tersebut membuat para tim lain lebih menitik beratkan ke serangan dibandingkan pertahanan, dan seperti yang kita bahas pada awal pembahasan, Roberto Mancini membuat gebrakan baru, dimana pada pertandingan tersebut mereka lebih cenderung agresif dibandingkan biasanya.

Nah itulah beberapa alasan penting dibalik kemenangan tim Italia. Bagaimana ? Apa anda penggemar berat Italia ? Bila memiliki opini yang berbeda dari kami, anda bisa mencantumkan dikolom komentar dan membahas bersama – sama. Demikianlah informasi yang dapat kami sampaikan seputar dunia sepak bola. Semoga menghibur dan menambah wawasan anda sebagai pecinta sepak bola. Kami selaku admin pamit undur diri dan jangan lupa untuk membaca informasi lain seputar sepak bola diwebsite ini. Terima kasih dan sampai jumpa kembali. Salam satu rumput.

Piala Euro 2021 Tiktok Akan Menjadi Sponsor Utama Resmi dari UEFA

posted in: Home | 0

Piala Euro adalah pertandingan permainan judi slot online sepak bola yang ditunggu-tunggu oleh semua orang di seluruh bagian dunia dimana merupakan pertandingan yang diadakan oleh UEFA. Seharusnya piala euro dimulai pada tahun lalu pada tahun 2020, dikarenakan adanya pandemi yang terjadi di seluruh dunia hingga menyebabkan segala aktivitas yang biasanya dikerjakan dan dilakukannya dengan bertemu atau dengan bertatap muka diharuskan dilakukan dengan cara daring sehingga menyebabkan acara kegiatan perlombaan atau kejuaraan harus ditunda demi keselamatan dari para pemain. Begitu juga dengan pertandingan antar negara ini harus ditunda hingga tahun 2021 bulan juni nanti. Biasanya ketika kita mendengar kata piala euro maka sponsor yang akan terbenak dipikiran kita adalah brand-brand dari minuman, tetapi kali ini salah satu dari brand sosial media yang cukup populer ini akan menjadi sponsor utama dari piala euro tahun ini.  Aplikasi ini resmi menjadi sponsor utama dari Piala Eropa 2020 dan kepastian tersebut sudah dilayangkan di akun twitternya UEFA yang bertuliskan “Selamat datang  @Tiktok_UK – sponsor global baru untuk @Euro2020” dalam unggahannya juga disertakan video singkat berupa potongan dari beberapa pertandingan serta wajah dari para pemain dari berbagai tim nasional yang menjadi anggota yang muncul dalam video seperti gelandang timnas belanda, Memphis Depay, gelandang timnas Italia, Jorginho, dan kapten timnas Portugal, Cristiano Ronaldo dengan durasi selama 37 detik itu ditutup dengan cuplikan kesuksesan Portugal menjuarai Piala Eropa 2016 dengan Cristiano Ronaldo beserta pemain timnas Portugal lainnya mengangkat trofi dengan kemenangan 1 – 0 usai melawan dan mengalahkan tuan rumah Prancis.

Daftar Stasiun TV yang Melayanan Siaran Piala Eropa 2020

Pada pertandingan kali ini piala euro 2020 yang terdiri dari 24 tim yang berkonfederasi menjadi satu dan pertandingan ini akan dilaksanakan pada 11 juni hingga 11 juli 2021. Dengan total pertandingan 51 match dengan 6 grup yang terdiri dari 6 pertandingan pada setiap grupnya dan akan diselenggarakan di 12 kota. Pertandingan sepak bola pria Internasional Eropa yang diadakan setiap empat tahun sekali ini untuk pertama kalinya menggunakan video assistant referee (VAR) yang akan digunakan untuk membantu wasit dalam mengambil keputusan apakah adanya pelanggaran atau tidak dalam pertandingan tersebut. Dikarenakan maraknya pandemic COVID-19 di dunia pelaksanaan UEFA euro 2020 yang awalnya pada 12 juni hingga 12 juli 2020 terpaksa diundur. Tetapi dengan 51 pertandingan yang nantinya akan berlangsung mulai pada 11 juni 2021 ini akan ditayangkan dan disiarkan secara langsung oleh stasiun-stasiun TV di setiap negara pada pergelaran UEFA euro 2020 kali ini, untuk Indonesia sendiri ditayangkan di RCTI, Vision+, RCTI+, MNC Play, MNC Visions, K-Vision, dan Mola TV.

Pemain Sepak Bola Termahal Di Dunia yang Akan Absen Di Piala Eropa 2020

Meski tertunda berlangsungnya piala eropa 2020, UEFA akan tetap menyelenggarakan kembali di musim panas tahun ini pada bulan juni nanti dan dengan banyaknya 24 negara ini bermain dan mengambil bagian dalam pesta sepak bola empat tahunan dari benua biru itu. Tetapi sangat disayangkan banyak dari para pemain yang sangat ngetop tidak dapat bermain dikarenakan terpaksa timnas yang mereka bela tidak mampu lolos dari penyisihan, bahkan beberapa diantaranya adalah pemain kelas atas yang dibanderol dengan harga mahal. Salah satu pemilik harga selangit harus absen dari pertandingan tersebut yaitu adalah Borussia Dortmund dan Erling Haaland. Meski begitu, para pemain Timnas Norwegia ini bukanlah pesepakbola termahal di Eropa dan yang berada di posisi teratas adalah penjaga gawang Atletico Madrid, Jan Oblak, salah satu kiper terbaik di dunia yang gagal lolos bersama Timnas Slovenia, menjadi pemain termahal yang ikut absen. Berikut daftar 10 pemain termahal yang lewatkan Piala Eropa 2020:

  • Luka Jovic (Serbia dan Real Madrid): Rp 418 miliar
  • Marsh Kumbullla (Albania dan Roma): Rp 418 miliar
  • Nikola Milenkovic (Serbia dan Fiorentina: Rp 468,5 miliar
  • Konstantinos Manolas (Yunani dan Napoli): Rp 535,2 miliar
  • Filip Kostic (Serbia dan Eintracht Frankfurt): Rp 535,2 miliar
  • Martin Odegaard (Norwegia dan Real Madrid): Rp 752,2 miliar
  • Miralem Pjanic (Bosnia & Herzegovina dan Barcelona): Rp 836,2 miliar
  • Sergej Milinkovic-Savic (Serbia dan Lazio): Rp 1,1 triliun
  • Erling Haaland (Norwegia dan Borussia Dortmund): Rp 1,3 triliun
  • Jan Oblak (Slovenia dan Atletico Madrid): Rp 1,5 triliun

Dikutip dari Transfermrkt, nilai pasar mengalami defisit nilai pada saat ini adalah 90 juta euro atau sekitar Rp 1,5 triliun. Sementara, Haaland berada di bawahnya dengan harga lebih murah, yaitu 80 juta euro atau Rp 1,3 triliun. Martin Odegaard yang merupakan rekan setim Haaland di Norwegia yang mengisi posisi lima besar bersama dengan Sergej-Milinkovic-Savic dan Miralem Pjanic serta pemain liga Inggris Gylfi Sigurdsson dan Matt Doherty juga ada dalam daftar.

Kilas Balik Pemain Terbaik Sejak Piala Eropa 1996

Sepanjang sejarah berlangsungnya piala dunia pertandingan ini merupakan menjadi ajang terbaik yang merupakan dambaan setiap pemain dan tak jarang prestasi di piala euro menjadi berlanjut hingga kembali ke klub awal dari masing-masing pemain. Pada tahun ini piala euro 2020 tercatat 24 tim akan berjibaku dan terbagi menjadi enam grup dalam Piala eropa 2020. Grup F merupakan grup yang menyandang gelar grup neraka, dikarenakan kedua tim yang pernah merasakan menjadi juara piala dunia yaitu prancis dan jerman ada dalam grup ini sehingga membuat persaingan menjadi ketat dan memanas. Jika kita melihat kilas balik sejak 1985 diadakannya pertama kali piala euro mengalami perubahan seperti jumlah tim yang awalnya hanya 8 hingga kini menjadi 24 tim, keseruan pertemuan negara terbaik di eropa selalu sangat menarik untuk dinantikan dan disaksikan. Tetapi siapa sajakah pemain yang pernah mendapatkan gelar individu yang berprestasi tersebut? Mari kita simak beberapa nama yang pernah menyandang gelar pemain terbaik dari piala eropa baru sejak 1996 hingga piala eropa terakhir 2016.

Piala Eropa 1996

  • Tuan rumah: Inggris
  • Juara: Jerman
  • Top Scorer: Alan Shearer (5)
  • Pemain Terbaik: Matthias Sammer

Piala Eropa 2000

  • Tuan rumah: Belanda dan Belgia
  • Juara: Prancis
  • Top Scorer: Patrick Kluivert (5), Savo Milosevic (5)
  • Pemain Terbaik: Zinedine Zidane

Piala Eropa 2004

  • Tuan rumah: Portugal
  • Juara: Yunani
  • Top Scorer: Milan Baros (5)
  • Pemain terbaik: Theodoros Zagorakis

Piala Eropa 2008

  • Tuan rumah: Austria dan Swiss
  • Juara: Spanyol
  • Top Scorer: David Villa (4)
  • Pemain terbaik: Xavi Hernandez

Piala Eropa 2012

  • Tuan rumah: Polandia dan Ukraina
  • Juara: Spanyol
  • Top Scorer: Mario Mandzukic (3), Mario Gomez (3), Mario Balotelli (3), Cristiano Ronaldo (3), Alan Dzagoev (3), Fernando Torres (3)
  • Pemain terbaik: Andres Iniesta

Piala Eropa 2016

  • Tuan rumah: Prancis
  • Juara: Portugal
  • Top Scorer: Antoine Griezmann (6)
  • Pemain terbaik: Antoine Griezmann

7 Hewan yang Pernah Meramalkan Hasil Piala Dunia

posted in: Home | 0

Salam Olahraga, sebentar lagi kita akan memasuki event sepak bola yaitu piala euro 2020 yang dimana sudah ada 24 tim dari berbagai negara yang ikut serta dalam ajang lomba sepak bola tingkat internasional ini. Tetapi sebelum itu yuk, kita lihat sejenak kebelakang beberapa hewan yang pernah melakukan peramalan akan hasil dari piala dunia, Mari kita simak.

  • Olivia si Burung Parkit

Olivia adalah burung parkit disebuah kebun binatang di Jepang, yang melakoni debutnya dengan sempurna. Olivia adalah satu jenis hewan unggas yang melakukan peramalan pada Piala Dunia 2018 dimana Menembak Jepang sebagai pemenang lawan Australia di kualifikasi Piala Dunia babak ketiga, sehingga tim Jepang dapat memenangkan laga tersebut dengan skor 2 – 0.

  • Zabiyaka si Kambing

Zabiyaka adalah seekor kambing yang terpilih untuk menjadi hewan peramal dari hasil Piala Dunia dalam polling yang dilakukan di kebun binatang Samara, Rusia beberapa waktu yang lalu.

  • Achilles si Kucing

Achilles adalah kucing imut bermata biru dari Rusia ini terlahir dengan keadaan distabilitas pada pendengarannya alias tuli, tetapi karena distabilitas itu yang menjadi kelebihannya. Achilles sehari – hari tinggal di Museum St. Petersburg, untuk melindungi koleksi karya seni dari tikus dan hama. Karier Achilles kemudian berlanjut dengan terpilih menjadi hewan peramal hasil Piala Dunia 2018.

  • Keisuken Honda

Mungkin untuk sebagian orang berpikir bahwa ini typo, tapi bukan juga sebuah plesetan untuk nama Keisuke Honda, tetapi nama tersebut adalah hasil modifikasi untuk seekor anjing yang memakai jersey Honda. Keisuken Honda mendadak tenar berkat hasil pertandingan yang tepat ditebaknya di Piala Dunia 2014.

  • Nelly si Gajah

Pada tahun 2014 tidak hanya Keisuken Honda saja yang berasal dari Jepang untuk melakukan prediksi hasil Piala Dunia 2014 tetapi Nelly si Gajah juga melakukan hal yang sama yaitu melakukan prediksi hasil dari Piala Dunia. Nelly melakukan prediksinya dengan cara menendang bola ke salah satu gawang yang berbendera negara kesebelasan. Namun sebelum Keisuken dan Berni si beruang Nelly sudah melakukan lebih dulu dan terkenal karena dapat menebak dengan tepat 30 dari 33 hasil laga di Piala Dunia pada tahun 2010, Piala Eropa 2012, Piala Dunia Wanita 2006 dan final Liga Champions 2013.

  • Berni si Beruang

Berni si beruang adalah hewan yang melakukan penebakan hasil pertandingan di Piala Dunia 2014. Uniknya, Berni bukanlah hewan biasa karena dia adalah maskot dari salah satu tim sepak bola ternama yaitu Bayern Munchen. Ada 4 hasil pertandingan yang di tebak oleh Berni, salah satunya Jerman yang dimana mengalahkan Argentina di final.

  • Paul si Gurita

Pertama ada seekor gurita asal Inggris yang terkenal karena memberikan prediksi pada gelaran Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, dan juga gelaran Euro 2008. Dari 14 kali prediksi yang dilakukan hewan laut ini, hanya dua kali yang meleset dan 12 pertandingan lainnya diprediksi dengan tepat. Fenomena hewan peramal ini sudah muncul sejak lama dan namanya sudah terkenal karena tebakannya pada semifinal dan final Piala Dunia 2010 dengan jitu. Saat semi-final Paul the octopus memilih Spanyol yang menjadi pemenang atas Jerman. Alhasil Gol dari Carles Puyol pada menit ke-73 membuat La Furia Roja menang dengan skor 1 – 0 sehingga berhak lolos ke partai puncak untuk menghadapi Belanda yang dimana pada saat itu Belanda berhadapan dengan Uruguay dan dapat menyingkirkan Uruguay dengan skor lebih unggul 3 – 2. Menjelang final, yang mempertemukan dua negara yang sama – sama mengincar gelar pertama, Paul melakukan kembali prediksi hasil ramalan yang jitu. Dimana dia memilih Spanyol sebagai pemenang pada Piala Dunia dan sebagai fakta itu terbukti diatas lapangan ketika pertandingan memasuki menit ke 116 dan gol terjadi oleh Andres Iniesta. Paul the octopus sendiri pernah melakukan beberapa kali ramalan yang tidak selalu benar seperti pada saat final Piala Eropa 2008 dimana saat itu Paul memilih Jerman sebagai pemenang. Nyatanya, Spanyol yang keluar sebagai juara dengan skor 1 – 0 lewat gol yang dilayangkan oleh Fernando Torres pada menit ke 33. Tidak hanya itu saja kesalahan juga terjadi dalam tembakannya pada laga penyisihan grup Piala Eropa 2008 yang mempertemukan Jerman dan Kroasia, tetapi Paul memilih Jerman dan akhirnya kemenanganpun tetap berpihak pada Kroasia dengan skor 2 – 1. Kisah hidup Paul sendiri berakhir pada tanggal 26 Oktober 2010 ketika dia dinyatakan mati di Sea Life Centres, Oberhausen, Jerman dikarenakan seekor gurita pada umumnya tidak bisa hidup lebih dari tiga tahun.

Itulah beberapa hewan yang dapat melakukan prediksi pada event Piala Dunia yang sudah pernah ada. Tahun ini hewan apakah akan ada hewan lain yang akan menggantikan Paul? Kita lihat saja kedepannya. Salam Olahraga.

10 Pemain Termahal Pada Tahun 2021 di Muka Bumi

posted in: Home | 0

Sepanjang tahun 2020, banyak para pemain sepak bola mengalami perubahan baik mengalami kenaikan maupun penurunan yang sangat drastis. Perubahan banderol pemain tidak lepas dari performa mereka di lapangan. Semakin apik kinerja pada pemain, maka semakin besar pula harga dari para pemain. Sebaliknya, jika para pemain berpenampilan buruk pada saat pertandingan maka akan semakin drastis harga dari para pemain. Tidak hanya penampilan saja, tetapi naik turunnya harga seorang pemain sepak bola juga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jika pemain sudah beranjak lansia, maka harga pemain tersebut akan cenderung lebih murah. Beberapa para pemain memasuki harga yang sangat tinggi pada tahun 2020, tetapi ada hal yang menarik yaitu bahwa tidak ada nama dari Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo yang dimana para pemain ini sangat dibanggakan dan di dambakan sebagai pemain terbaik di dunia. Mungkin dikarenakan faktor usia yang sudah mulai bertambah tua sehingga membuat nilai jual keduanya tidak lagi tinggi seperti beberapa tahun sebelumnya, Berikut adalah beberapa pemain yang memasuki harga jual tertinggi pada penghujung tahun 2020, yaitu :

  • Erling Haaland : Striker asal Borussia Dortmund ini merupakan salah satu nama yang masuk kedalam posisi 10 (sepuluh) pemain dengan harga tertinggi. Dilansir dari Transfermarkt, pemain asal Norwegia ini dinilai memiliki harga sebesar 100 (seratus) juta Euro. Haaland sendiri pada usia 20 (dua puluh) tahun menunjukan performa yang ciamik sepanjang tahun ini. Haaland sendiri meningkat harganya 55 (lima puluh lima) juta Euro dari sebelumnya 45 (empat puluh lima) juta Euro.
  • Joao Felix : Joao Felix adalah gelandang asal Atletico Madrid dimana namanya merupakan salah satu pemain yang masuk dengan pembelian terbesar peringkat ke sembilan setelah Erling Haaland. Joao Felix dibanderol tertinggi pada pengujung tahun 2020. Menurut Transfermarkt iad ditaksir bernilai 100 (seratus) juta Euro saat ini. Sama seperti Haaland dimana Felix juga mengalami kenaikan dimana sebelumnya pemain berusia 21 (dua puluh satu) tahun ini bernilai 80 (delapan puluh) juta Euro.
  • Trent Alexander – Arnold : Trent Alexander-Arnold merupakan bek asal Liverpool. Ia pun menempati peringkat delapan dalam daftar 10 pemain yang dibanderol dengan harga tertinggi pada pengujung 2020. Bek kanan Liverpool ini, menurut taksiran laman Transfermarkt, bernilai 110 juta Euro. Pemain asal Inggris ini menjadi salah satu andalan oleh Liverpool pada musim lalu. Sejauh ini, pemain yang berusia 22 tahun asal Inggris ini ternyata sudah bermain 1224 menit dalam 15 laga dan ia pun sudah menciptakan tiga assist sejauh ini.
  • Kevin de Bruyne : Pada posisi ketujuh dalam daftar 10 pemain yang dibanderol dengan harga tertinggi pada akhir 2020 ditempati oleh Kevin de Bruyne. Gelandang asal Manchester City ini ditaksir oleh Transfermarkt memiliki banderol sebesar 120 juta Euro. De Bruyne sendiri merupakan salah satu pilar City. Musim lalu, pemain berusia 29 tahun tersebut sudah tampil sebanyak 15 kali. Selama 1182 menit bermain, ia merupakan sosok yang terpilih sebagai playmaker terbaik dunia versi IFFHS ini dikarenakan sudah mencetak dua gol dan sepuluh assist selama permainan yang ia jalani.
  • Harry Kane : Harry Kane adalah sosok remaja usia 27 tahun yang menempati peringkat enam dalam daftar sepuluh pemain yang di berbanderol dengan harga tertinggi pada pengujung 2020. Menurut taksiran Transfermarkt, penyerang Tottenham Hotspur ini bernilai 120 juta Euro. Pemain asal Inggris ini menjadi salah satu andalan Spurs pada musim lalu dan sudah bermain 1487 menit dalam 20 laga dan Ia pun sudah mencetak 15 gol dan menciptakan 13 assist sejauh ini.
  • Mohamed Salah : Mohamed Salah merupakan pemain yang memasuki posisi kelima dalam daftar 10 pemain yang berbanderol dengan harga tertinggi. Pemain depan club Liverpool ini ditaksir oleh Transfermarkt memiliki banderol sebesar 120 juta Euro. Mohamed Salah merupakan salah satu pilar The Reds yang berada di bawah Jurgen Klopp dan pemain usia 28(dua puluh delapan) tahun ini sudah tampil sebanyak 20 kali. Selama 1620 menit bermain, pemain asal Mesir tersebut mencetak 14 gol dan tiga assist.
  • Sadio Mane : Pemain berusia 28 tahun ini telah masuk kedalam peringkat ke empat dalam daftar 10 pemain yang dibanderol dengan harga tertinggi senilai 120 juta Euro menurut Transfermarkt. Pemain asal Senegal ini menjadi salah satu andalan dari tim The Reds pada musim lalu. Sejauh ini Sadio Mane telah bermain 1458 menit dalam 19 laga. Ia pun sudah mencetak lima gol dan menciptakan tiga assist sejauh ini.
  • Neymar : Pada posisi tiga ditempati oleh Neymar. Pemain depan PSG ini ditaksir memiliki peluang untuk banderol sebesar 128 juta Euro. Neymar sendiri merupakan salah satu pemain andalan PSG pada musim lalu. Pemain berusia 28 tahun tersebut sudah tampil sebanyak 12 kali selama 956 menit bermain, pemain asal Brasil tersebut mencetak sembilan gol dan lima assist.
  • Raheem Sterling : Jika pada posisi ketiga ada Neymar, maka pada posisi kedua adalah Raheem Sterling yang pada usia ke 26 tahun sudah bermain 1494 menit dalam 19 laga dan berhasil mencetak enam gol dan tujuh assist. Menurut Transfermarkt, pemain depan Manchester City ini dibanderol dengan harga senilai 128 juta Euro. Pemain asal Inggris ini menjadi salah satu andalan garis depan The Citizen.
  • Kylian Mbappe : Setelah melihat dari posisi ke sepuluh hingga ke dua, nama Kylian Mbappe merupakan pemain depan asal club PSG ini lah yang memasuki peringkat pertama. Menurut Transfermarkt, Mbappe dibanderol seharga 180 juta Euro dan pemain asal Prancis ini merupakan salah satu pemain andalan PSG di baris depan club dan sejauh ini ia sudah bermain selama 1169 menit dalam 16 pertandingan. Ia pun sudah mencetak 13 gol dan delapan assist sejauh ini.

Itulah artikel mengenai 10 pemain yang dibayar dan dibanderol dengan harga tertinggi di dunia. Salam Olahraga.

Jadwal Pertandingan Piala Eropa Tahun 2021

posted in: Home | 0

Kejuaraan Eropa UEFA (Union of European Football Association) atau Piala Eropa adalah tunramen sepak bola utama antara tim nasional sepak bola pria dibawah UEFA. Piala Eropa sendiri diadakan setiap empat tahun sekali sejak tahun 1960 pada tahun genap antara piala dunia (habis dibagi 4), yang awalnya disebut piala negara – negara eropa. Pada tahun 1968 namanya mulai berubah hingga saat ini dan pada tahun 1996 barulah dimulai dengan sebuah turnamen, sehingga kejuaraan tersebut sering disebut dalam bentuk euro 2012 dan tahun – tahun lainnya. Sebelum dapat berlaga di babak final, semua tim selain negara tuan rumah (yang otomatis lolos) bersaing dalam kualifikasi. Para pemenang kejuaraan mendapatkan kesempatan untuk bersaing di Piala Konfederasi FIFA, yang digelar satu tahun sebelum Piala Dunia, tetapi tidak diwajibkan untuk melakukannya. Empat belas gelaran telah dimenangkan oleh sembilan tim nasional yang berbeda: Jerman dan Spanyol masing-masing telah memenangkan 3 gelar, Prancis memiliki 2 gelar, dan Uni Soviet, Italia, Cekoslovakia, Belanda, Denmark, Yunani dan Portugal telah memenangkan 1 titel masing-masing. Sampai saat ini, Spanyol adalah satu-satunya dalam sejarah yang memenangi gelar berturut-turut, melakukan hal itu pada edisi 2008 dan 2012. Dikarenakan situasi dan kondisi dengan keadaan yang saat ini sedang gempar yaitu virus COVID-19, maka dari itu piala eropa UEFA seharusnya diselenggarakan pada tahun 2020 menjadi mundur dikarenakan kebijakan dari setiap pemerintah dari masing – masing negara. Sehingga membuat piala eropa UEFA yang seharusnya diselenggarakan pada tahun 2020 dihelat kembali pada tahun 2021 tepatnya 11 Juni 2021 hingga 11 Juli 2021 mendatang. Meski terpaksa harus diundur satu tahun menjadi 2021 yang diakibatkan pandemic COVID-19, gelaran ini tetap menyandang nama resmi Euro 2020 dan sebanyak 24 negara sudah diundi kedalam enam grup. Beberapa grup memiliki keunikan masing – masing, seperti grup F yang layaknya disebut sebagai grup neraka. Dikarenakan kedua tim yang pernah merasakan juara piala dunia yaitu Prancis dan Jerman masuk ke dalam grup ini. Tidak hanya Grup F saja yang mempunyai keunikan. Pada Grup D sendiri ada Portugal dimana tim tersebut mempunyai pemain yang banyak orang mengidolakannya, ya siapa lagi kalau bukan Cristiano Ronaldo dan Hungaria sebagai kuda hitam sehingga membuat persaingan yang sangat sengit dan juga menarik tersaji pada Grup D, bukan hanya itu saja tetapi pada event kali ini Inggris harus bertemu dengan Kroasia yang dimana notabene adalah semi-finalis piala dunia 2018. Selain Kroasia dua lawan pada Grup D juga tidak boleh dianggap remeh yaitu Skotlandia dan Rep Ceska. Sistem pada pertandingan ini diadakan dengan sistem IVAR (Instant Video Assistant Referee) yang dimana akan digunakan dalam pertandingan Piala Eropa UEFA kali ini. Berikut adalah jadwal pertandingan Piala Eropa UEFA yang akan diselenggarakan dengan zona Waktu Indonesia bagian Barat (WIB).

Grup A

11 Juni 2021 – Turki vs Italia

12 Juni 2021 – Wales vs Swiss

16 Juni 2021 – Turki vs Wales

16 Juni 2021 – Italia vs Swiss

20 Juni 2021 – Swiss vs Turki

20 Juni 2021 – Italia vs Wales

Grup B

12 Juni 2021 – Denmark vs Finlandia

12 Juni 2021 – Belgia vs Rusia

16 Juni 2021 – Finlandia vs Rusia

17 Juni 2021 – Denmark vs Belgia

21 Juni 2021 – Rusia vs Denmark

21 Juni 2021 – Finlandia vs Denmark

Grup C

13 Juni 2021 – Austria vs Macedonia

13 Juni 2021 – Belanda vs Ukraina

17 Juni 2021 – Ukraina vs Macedonia

17 Juni 2021 – Belanda vs Austria

21 Juni 2021 – Macedonia vs Belanda

21 Juni 2021 – Ukraina vs Austria

Grup D

13 Juni 2021 – Inggris vs Kroasia

14 Juni 2021 – Skotlandia vs Rep Ceko

18 Juni 2021 – Kroasia vs Rep Ceko

18 Juni 2021 – Inggris vs Skotlandia

22 Juni 2021 – Kroasia vs Skotlandia

22 Juni 2021 – Rep Ceska vs Inggris

Grup E

14 Juni 2021 – Polandia vs Slovakia

14 Juni 2021 – Spanyol vs Swedia

18 Juni 2021 – Swedia vs Slovakia

19 Juni 2021 – Spanyol vs Polandia

23 Juni 2021 – Slovakia vs Spanyol

23 Juni 2021 – Swedia vs Polandia

Grup F

15 Juni 2021 – Hungaria vs Portugal

15 Juni 2021 – Prancis vs Jerman

19 Juni 2021 – Hungaria vs Prancis

19 Juni 2021 – Portugal vs Jerman

23 Juni 2021 – Portugal vs Prancis

23 Juni 2021 – Jerman vs Hungaria

Jadi apakah anda sudah siap untuk menyaksikan tim favorit anda berlaga di lapangan? Dukung terus tim favorit anda dan saksikan tim favorit anda berlaga sesuai dengan jadwal yang tercatat. Salam Olahraga.

Sejarah Pertandingan Piala Dunia

posted in: Home | 0

Dari situs resmi FIFA, pesta olahraga sepak bola terbesar di dunia dimulai sejak 91 tahun yang lalu yaitu pada tahun 1930. Kompetisi sepak bola internasional pertama di dunia dimulai setelah induk organisasi sepak bola dunia FIFA (Fédération Internationale de Football Association) yang didirikan pada tanggal 21 Mei 1904 yang dimana ajang piala dunia pertama yang di gelar di Uruguay oleh FIFA ini diprakarsai oleh Jules Rimet, Jules merasa kalau dunia butuh sebuah ajang sepakbola antar negara di dunia yang terlepas dari naungan Olimpiade. Jules dan Henry Delaunay ingin adanya turnamen sepakbola kelas dunia yang bisa diikuti oleh para pemain profesional sedangkan pada saat itu olimpiade lebih banyak diisi oleh para pemain yang statusnya masih amatir. Sehingga pada 28 Mei 1928, FIFA dibawah Jules Rimet menggelah sebuah pertemuan di Amsterdam dengan agenda membahas penyelengaraan kompetisi sepakbola antar negara yang dikenal sebagai Piala Dunia, hasil akhir dari sidang tersebut adalah menghasilkan sebuah kesepakatan kalau turnamen antar negara akan digelar pada tahun 1930. Pada saat kali pertama digelar, turnamen ini hanya diikuti oleh 13 negara saja yang semuanya berasal dari benua Eropa dan Amerika. Selain itu, kongres juga membahas siapa yang akan menjadi negara penyelenggara pertama dan pilihanpun jatuh ke Uruguay dimana mereka berhak untuk menggelar turnamen ini karena dalam dual penyelenggara Olimpiade terakhir pada tahun 1924 dan 1928 merekalah peraih mendali emas dari cabang sepakbola. Pada Piala Dunia edisi pertama adalah Piala Dunia yang tidak menggunakan babak kualifikasi sehingga negara yang hadir murni semuanya adalah undangan dari FIFA dan mereka mengirim surat undangan kepada seluruh negara yang berada pada naungan mereka untuk bersedia ikut serta pada turnamen tersebut.

Dari ke 13 tim tersebut semuanya dibagi menjadi 4 grup, yaitu :

Grup 1 : Argentina, Chile, Perancis, Meksiko.

Grup 2 : Yugoslavia, Brasil, Bolivia.

Grup 3 : Rumania, Peru, Uruguay. 

Grup 4 : AS, Paraguay, Belgia.

Dikarenakan jumlah peserta pada turnamen sangat sedikit membuat pelaksanaannya hanya berlangsung selama 18 hari dengan total 18 pertandingan. Seluruh rangkaian pertandingan Piala Dunia pada saat ini semuanya berjalan mulai dari 13 Juli hingga 30 Juli 1930. Pada saat kompetisi sepak bola internasional itu diselenggarakan, tuan rumah Uruguay berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Argentina, dengan skor 4 – 2. Setelah turnamen tersebut berjalan, Piala Dunia sepak bola diadakan setiap empat tahun sekali. Namun dalam perjalanan turnamen Piala Dunia sempat terhenti dikarenakan adanya Perang Dunia II pada tahun 1942 sampai 1946. Tetapi Piala Dunia tetap berjalan pada saat Perang Dunia berakhir pada tahun 1950 dan diadakan di Brazil. Pada saat Piala Dunia tahun 1950 diadakan di Brazil naiklah peserta tim dari Piala Dunia ini dari 13 tim menjadi 15 negara. Juara pada saat itu adalah Uruguay dimana pada saat itu berhasil mengalahkan tuan rumah yaitu Brazil dengan skor 2 – 1 dan menjadi negara pertama yang mendapatkan trofi Piala Dunia. Dalam perkembangannya Piala Dunia sempat mengalami perubahan keikutsertaan peserta negara. Pada tahun 1934, 1938, 1954, 1958, 1962, 1966, 1970, 1974, dan 1978 Piala Dunia diikuti oleh 16 negara dan semakin banyak negara yang ikut serta berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia. Hingga pada tahun 1998 dimana Piala Dunia diadakan di Perancis telah diikuti oleh 32 negara dan berlanjut hingga 2022 mendatang. Sejak kompetisi Piala Dunia dimulai pada tahun 1930 ada beberapa negara yang berhasil memegang trofi dan emas selama Piala Dunia diadakan, seperti :

Brazil meraih 5 (lima) trofi Piala Dunia pada tahun 1958, 1962, 1970, 1994 dan 2002

Jerman dengan koleksi empat title yang diraihnya pada tahun 1954, 1974, 1990, dan 2014.

Italia 4 (empat) kali mengangkat trofi pada tahun 1934, 1938, 1982, dan 2006.

Perancis merupakan negara terakhir yang mendapatkan juara Piala dunia terakhir pada tahun 2018 di Rusia. Dimana partai final Perancis berhasil mengalahkan Kroasia dengan skor 4-2.
Berikut ini adalah daftar dari nama – nama negara yang telah memenangkan beberapa trofi pada tahun diselenggarakannya Piala Dunia yang pernah di ikuti oleh beberapa negara tersebut.

2018 – Perancis                                                        1970 – Brasil

2014 – Jerman                                                          1966 – Inggris

2010 – Spanyol                                                         1962 – Brasil

2006 – Italia                                                               1958 – Brasil

2002 – Brasil                                                              1954 – Jerman Barat

1998 – Perancis                                                        1950 – Uruguay

1994 – Brasil                                                              1946 – Tidak ada karena Perang Dunia II

1990 – Jerman Barat                                                 1942 – Tidak ada karena Perang Dunia II

1986 – Argentina                                                      1938 – Italia

1982 – Italia                                                               1934 – Italia

1978 – Argentina                                                      1930 – Uruguay

1974 – Jerman Barat

Dikarenakan adanya COVID-19 yang melanda seluruh dunia negara Korea Utara mundur dari kualifikasi Piala Dunia termasuk Olimpiade Tokyo dikarenakan Korea Utara ingin melindungi para atlet mereka dari infeksi virus COVID-19.